Kegiatan Studi Ekskursi di Kampung Naga Neglasari

STUDI EKSKURSI MAHASISWA di KAMPUNG NAGA NEGLASARI, TASIKMALAYA

16 Juni 2012

Jika pada awal semester ganjil 2011/ 2012 diawali dengan STUDI EKSKURSI MAHASISWA ke SINGAPURA, maka pada semester genap 2011/ 2012, agenda Studi Ekskursi Mahasiswa dilaksanakan di dalam negeri, yaitu di daerah permukiman tradisional Kampung Naga Neglasari, Tasikmalaya.

Kegiatan Studi Ekskursi Mahasiswa ke Kampung Naga ini merupakan tugas mahasiswa dalam mata kuliah ANTROPOLOGI ARSITEKTUR. Sebagai keluarannya, mahasiswa diharapkan menghasilkan sebuah karya penelitian ilmiah tentang kehidupan sosial dan hal-hal yang berhubungan dengan manusia dan tata ruang arsitektural dari Kampung Naga ini.

Saat tiba di Kampung Naga, rombongan kami di sambut oleh Pemandu Jalan yang menjelaskan mengenai hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama observasi di Kampung Naga. Setibanya di dalam lingkungan permukiman Kampung Naga, kami ditempatkan pada bangunan rumah yang berfungsi sebagai Balai Desa, seorang Kuncen menyambut kami dan memberikan pengarahan serta penjelasan dari mulai sejarah Kampung Naga sampai dengan tata ruang arsitekturalnya dan juga kehidupan sosial serta hal-hal yang berhubungan dengan tradisi dan agama serta “pamali” yang ada di kehidupan masyarakat Kampung Naga.

Setelah penjelasan selama kurang lebih 30 menit, dan diakhiri dengan tanya jawab, kamipun diajak berkeliling oleh Bapak Pemandu untuk observasi tata ruang arsitektural baik tata pola permukimannya maupun tata ruang huniannya.

Berfoto bersama Bapak Pemandu Jalan-Pak Endut sebelum memasuki kawasan permukiman tradisional Kampung Naga

Pak Endut sedang menjelaskan tata tertib.. “the dos and the don’ts” saat memasuki kawasan permukiman tradisional Kampung Naga

Peserta STUDI EKSKURSI berfoto bersama di depan salah satu rumah tradisional Kampung Naga

Rumah Bambu ini ditemui saat menuruni tangga berjumlah 440 anak tangga menuju ke kawasan permukiman tradisional KAMPUNG NAGA

Peserta STUDI EKSKURSI menuju ke kawasan permukiman tradisional Kampung Naga menuruni 440 buah anak tangga

Berfoto bersama dengan latar belakang rumah tradisional di Kampung Naga, sebelum meninggalkan lokasi penelitian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s